Sabtu, 12 September 2015

RSK SKRIPSI 2

PERENCANAAN KONSTRUKSI OVERHEAD TRAVELING CRANE UNTUK UKURAN MINI


Disusun oleh,

      Nama              : Mochammad Fadly

      NIM                 : 4130401038

      Program Studi : Teknik Industri 

      A.      Tujuan
Untuk merencanakan peralatan mesin pengangkat serta mempelajari peralatan pengangkat overhead traveling ukuran mini.

      B.      Metode
a.      Eksperimental
Eksperimen diakukan di lab mesin FT UMB menggunakan data-data atau parameter yang terdapat pada alat tersebut baik ukuran, beban, jarak antar reil, tinggi pengangkat, dan jarak melintang.

      b.      Studi pustaka
Studi pustaka dilakukan di perpustakaan UMB. 

      C.      Pembahasan
Overhead traveling crane merupakan alat pemindah beban dalam tiga arah, yaitu naik-turun (vertical), melintang sepanjang grinder dan traversing sepanjang rel.Faktor yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan crane:

      a.      Jenis ddan sifat Bahan
b.      Kapasitas pemakaian (terus-menerus, periodik, sewaktu-waktu)
c.       Arah jarak pemindahan
d.      Cara pembuatan dan pembongkaran
e.      Bentuk dan ukuran ruang

      Bagian-bagian crane :

      a.      Peralatan pengangkut(hoisting equipment)
·         kabel/tali baja
·         Drum penggulung
·         Pulley
·         Kait
·         Roda gigi transmisi
·         Rem
·         Motor penggerak

      b.      Peralatan trolley(trolley equipment)
·         Whell
·         Roda gigi
·         Motor penggerak

      c.       Jembatan lintas trolley(grinder)
Berfungsi melakukan gerak horizontal.  

      Bagian perencanaan meliputi:

      a.      Perencanaan grinder dibuat dengan alumunium propel sebagai alur gerak horizontal.
b.      Perencanaan sadle sebagai pembawa grinder pada arah melintang dan tempat roda penggerak ditempatkan.
c.       Perancangan roda berbentuk seperti pola huruf H  pada potongannya, sehingga apabila bekerja suatu gaya dan hentakan yang keras maka roda todak keluar dari rel.
d.      Perancangan bentuk trolly
Motor DC dihubungkan dengan sumber energi yang dikontrol melalui system control akan menghasilkan energi putar. Energi putar tersebut akan diteruskan ke roda, sehingga membawa trolly bergerak sesuai putaran roda. 

      D.     Kritik
Pembuatan traveling crane dalam ukuran mini dapat membantu memahami konsep konstruksi dan cara kerja crane yang asli secara sederhana.

       E.      Saran
Agar traveling crane dapat bekerja sesuai fungsinya, maka perlu dilakukan optimasi dengan mempertimbangkan kekuatan Bahan dan factor lain yang tujuannya mendapatkan hasil rancangan traveling crane yang sempurna.

RSK SKRIPSI 1

INVESTASI MESIN RUBBER INJECTION BERDASARKAN UMUR EKONOMIS MESIN DI PT. IRC INOAC INDONESIA RUBBER GOODS DIVISION

Nama                          : Sigit Prasojo

NIM                             : 41611110065

Program Study            :Teknik industry 

A.      Tujuan
Menentukan umur ekonomi mesin rubber injection Sanyu-Japan untuk memudahkan perencanaan investasi mesin.

B.      Metode yang dipakai
Metode nilai sekarang bersih, yaitu metode yang didasarkan padaa konsep keekivalenan nilai dari seluruh arus kas relative terhadap beberapa dasar atau titik awal yang disebut waktu sekarang. Pada metode ini perhitungan nya menggunakan perhitungan ekonomi teknik.C.      Pembahasan
Mesin Sanyu-Japan merupakan mesin untuk produksi komponen-komponen otomotif dan part industry yang berbahan dasar karet. Untuk menentukan umur ekonomi mesin tersebut maka dilakukan penelitian dengan menghitung nilai ekonomi tekniknya.


Data mesin
Sanyu-Japan
Harga
US $ 41.562
Daya listrik (KWh)
20
Biaya operasional /tahun
US $ 8.001
Biaya perawatan / tahun
US $ 208
Kenaikan peraatan / tahun
US $ 15,64
Biaya perawatan khusus
US $  312,89
Nilai jual kembali
US $  521
Bunga
12%

Dengan menghitung nilai ekonomi tekniknya maka diperoleh :

a.      Nilai jual kembali                             : US $ 41.394
b.      Biaya perawatan per lima tahun        : US $ 31,42
c.       Biaya kenaikan perawatan               : US $ 56,06
d.      Umur ekonomis mesin                      : 8,04 tahun

Perhitungan dengan ekonomi teknik tersebut didapat bahwa umur  ekonomis mesin adalah 8,04 tahun. Umur tersebut merupakan berapa lama mesin tersebut mempunyai biaya total minimum sehingga mesin tersebut menguntungkan bagi perusahaan. Mesin tersebut sudah dibeli sejak tahun 2000 dan umurnya sudah mencapai 12 tahun, sehingga sudah selayaknya dilakukan pergantian mesin karena sudah lebih dari umur ekonomis yang sudah dilakukan perhitungan sebelumnya.

D.     Kritik
Perusahaan adalah suatu organisasi yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai keuntungan. Keseluruhan proses produksi pasti berhubungan dengan mesin yang mempunyai umur ekonomis. Dalam rangka meningkatkan keuntungan perusahaan perhitungan umur ekonomis mesin produksi sangat diperlukan. Dengan diadakannya perhitungan tersebut maka dapat diketahui kapan suatu mesin harus diremajakan sehingga biaya perawatan mesin dapat di minimalisasi.

E.      Saran
Kebutuhan mesin yang ada dan pergantian mesin dilakukan apabila kapasitas tetap ataupun bertambah, sehingga investasi pergantian mesin akan menguntungkan perusahaan.